وِرْدُ الاستعاذات

٤) «اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الخَيْرِ كُلِّهِ، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، اللَّهُمَّ أَسْأَلُكَ الجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ اَلنَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهَ لِي خَيْراً».

4) “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan seluruhnya baik cepat atau lambat, yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan seluruhnya yang cepat atau lambat, yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui, Ya Allah aku memohon kepada-Mu kebaikan yang diminta oleh hamba dan Nabimu, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang hamba dan Nabi-Mu berlindung darinya, Ya Allah aku memohon surga-Mu dan perbuatan atau perkataan yang bisa mendekatkanku kepada-Nya, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan perbuatan atau perkataan yang bisa mendekatkanku kepada-Nya, dan aku memohon kepada-Mu supaya Engkau menjadikan setiap qadha-Mu untukku adalah kebaikan”.